Home / BERITA / e-SHARING SERIES “MERETAS LIKU PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN”

e-SHARING SERIES “MERETAS LIKU PENGEMBANGAN KOMPETENSI ASN”

Hallo Sobat NTB Gemilang dan Insan BerPIKIR...

Giat e-Sharing series yang dilaksanakan pada hari senin tanggal 30 November 2020 dengan mengusung tema "Meretas Liku Pengembangan Kompetensi ASN". Kegiatan ini diikuti oleh 88 Parcipant melalui media Daring Zoom Meeting. Peserta yang mengikuti giat ini meliputi Widyaiswara, Para pejabat OPD lingkup Pemprov dan Kabupaten Kota. Kepala BPSDMD NTB Bapak Ir. Wedha Magma Ardhi berkesempatan untuk membuka giat e-Sharing ini. Keynote Speaker oleh Sekretaris Daerah Pemprov NTB yang pada kesempatan kali ini diwakili oleh Asisten Administrasi Umum yaitu Dr. Lalu Syafii. Giat ini di isi oleh 3 orang Narasumber yaitu :

  1. Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB yang diwakili oleh Lalu Hamzad
  2. Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB Ir. H. Lalu Hamdi. M.Si.,
  3. Hj. Sri Wahyuni, S.Pd, M.Pd (Widyaiswara Ahli Madya)

Dalam menghadapi kondisi saat ini, dan tidak ada seorangpun menyangka tentang wabah/situasi yang serba tidak menentu  oleh karena itu dibutuhkan ASN yang cerdas, bergerak cepat . sehingga dapat jalan keluar dari keadaan  ketidak stabilan menjadi keadaan  lebih stabil, , dari permasalahan yang kompleks menjadi sederhana, ketidak jelasan menjadi jelas. Pengembangan kompetensi  yang harus dimiliki oleh ASN adalah kompetensi teknis, kompetensi fungsional dan kompetensi manajerial pemerintahan, dan social cultural. Dari aspek Yuridis  Pergub nomor 52 tahun 2020  dalam rangka penguatan kapasitas lembaga pelatihan  BPSDMD)Provinsi NTB dan menjadi BPSDMD sebagai Center of Ecsellent sehingga membentuk ASN yang berkelas dunia, berintegritas, bersih dari KKN  dan berdisiplin tinggi. Pengembangan kompetensi ASN dapat dilakukan  secara klasikal antara lain : Workshop, seminar, penataran dan pelatihan sedangkan secara non klasikal benchmarking, pendampingan (coaching dan mentoring).

Undang-undang ASN nomor  5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara  dalam Undang-undang ASN menganut System Merit kebijakan dan manajemen ASN yang berdasarkan pada kualifikasi ,kompetensi,  dan kinerja  secara adil dan wajar dengan tanpa  membedakan latar belakang politik,ras,warna kulit, agama, asal usul, jenis kelamin,status pernikahan atau kondisi kecacatan  dan PP nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen ASN bahwa setiap ASN berhak  meningkatkan kompetensi melalui diklat minimal  20 JP, Untuk Kabupaten/kota anggaran pengembangan SDM sebesar 0,16 % dari APBD Kabupaten/Kota sedangkan 0,34 %  dari APBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, kapasitas Gubernur sebagai wakil Pemerintahan di daerah dapat memerintah TAPD dengan sungguh-sungguh memperhatikan item-item anggaran dalam pengembangan   kompetensi  ASN sehingga kegelisahan yang selama ini dirasakan dapat diselesaikan, mengingat IPM Prov. NTB adalah urutan 29 dari 34 Provinsi. Tupoksi BPSDMD NTB menyelenggarakan urusan pemerintahan pengembangan sumber daya manusia untuk membantu Gubernur dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah, dalam melaksanakan tugas dan fungsi BPSDMD Prov.NTB melaksanakan Misi 2 (NTB bersih dan Melayani) dan misi 3 (NTB sehat dan cerdas). Dengan adanya Pergub  nomor 52 tahun 2020 sehingga dapat menjawab Permasalahan yang selama ini adalah belum ada regulasi daerah yang terintergrasi dan satu pintu sehingga menjadikan BPSDMD Provinsi NTB sebagai Center Of ecxellen 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *