Home / SUARA WI / KOMITMEN MUTU SUATU KEHARUSAN BAGI ASN

KOMITMEN MUTU SUATU KEHARUSAN BAGI ASN

KOMITMEN MUTU SUATU KEHARUSAN

BAGI ASN

 

 

Oleh: Kidi,S.Sos,.M.Pd

Sumber: Slide Materi Komitmen Mutu

 

Konsep membangun Aparatur Sipil Negara yang memahami tugas dan fungsi sebagai pelayan publik, pelaksana kebijakan publik dan pemersatu bangsa, bukanlah isapan jempol belaka. Konsep ini tertuang pada Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara nomor: 12 Tahun 2018 dan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor: 101 Tahun 2000 tentang diklat Jabatan Pegawai Negeri Sipil.

Melalui diklatsar pola baru sesuai Perkalan tersebut menjadikan proses kegiatan diklatsar berubah menjadi pola on off, on kampus selama 18 hari dan off kampus 30 hari dan kembali on 3 hari, sehingga total keseluruhan kegiatan diklatsar adalah 51 hari. Sebagai pengampu materi Aneka komitmen mutu, Widyaiswara memberikan wawasan supaya bahwa setiap dalam melakukan tugas dan fungsinya agar selalu berfikir kreaaif dengan ide baru dan berkreasi sehingga wujudnya inovasi, karena profesi sebagai ASN saat ini diamanatkan mengedepankan profesionalismenya. Komitmen mutu merupakan wujud layanan bagi Aparatur kepada masyarakat dan pekerjaan tersebut harus berdasarkan internalisasi konsep ANEKA karena bersentuhan langsung dengan penerima manfaat layanan yaitu masyarakat.

Sebagai konsep manajemen, Porter (Mowday, dkk, 1982:27), mendefinisikan komitmen  organisasi sebagai kekuatan yang bersifat relatif dari individu dalam mengidentifikasikan keterlibatan dirinya kedalam bagian organisasi. Hal ini dapat ditandai dengan tiga hal, yaitu: 1). Penerimaan terhadap nilai-nilai dan tujuan organisasi; 2). Kesiapan dan kesediaan untuk berusaha dengan sungguh-sungguh atas nama organisasi; 3). Keinginan untuk mempertahankan keanggotaan di dalam organisasi (menjadi bagian dari organisasi). Disamping itu Richard M. Steers (1985:50) mendefinisikan komitmen organisasi sebagai rasa identifikasi (kepercayaan terhadap nilai-nilai organisasi), keterlibatan (kesediaan untuk berusaha sebaik mungkin demi kepentingan organisasi) dan loyalitas (keinginan untuk tetap menjadi anggota organisasi yang bersangkutan) yang dinyatakan oleh seorang pegawai terhadap organisasinya. Steers juga mengungkapkan bahwa komitmen organisasi merupakan kondisi dimana pegawai sangat tertarik terhadap tujuan, nilai-nilai, dan sasaran organisasinya itulah loyalitas pengabdian.

Konsep dasar Mutu dalam manajemen mutu adalah faktor yang mendasar dari pelanggan. Mutu adalah penentuan pelanggan, bukan ketetapan Insinyur, pasar atau ketetapan manajemen. Mutu harus berdasarkan pengalaman nyata pelanggan terhadap produk dan jasa pelayanan yang diterima, mengukurnya, mengharapkannya, dijanjikan atau tidak, sadar atau hanya dirasakan, operasional teknik atau subyektif sama sekali dan selalu menggambarkan target yang tergerak dalam pasar yang kompetitif. Karena mutu itu dirasakan, maka mutu itu dapat juga dikatakan sebagai persepsi karena. Persepsi timbul karena perbedaan respon dari yang menerima pelayanann dan masih banyak lagi konsep mutu sesuai sudut pandang dan substansinya.

Dari uraian para ahli tentang komitmen sebagai konsep dan mutu sebagai bentuk respon, maka para Aparatur Sipil Negara dituntut mengenal organisasinya tujuan organisasinya serta peran dalam tugas dan fungsi dan sejauh mana loyalitas individu dibangun oleh dirinya untuk tetap menjadi anggota organisasinya. Untuk merasa diri sebagai bagian dari organisasinya maka para aparatur sadar sebagai pelayan, sadar sebagai pelaksana dan sadar akan keutuhan diri yang menjadi bagian dari organisasinya. Aparatur Negara sebagai abdi negara berkewajiban secara moral sebagaimana Peraturan pemerintah Nomor: 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil pasal 3 ayat 5 bahwa Aparatur dalam melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepadanya dituntut penuh pengabdian, kesadaran, dan tanggung jawab. Karena tuntutan di zaman degital saat ini tuntutan untuk memenuhi mutu kearah yang sesuai perkembangan kepuasan sangat dipengaruhi oleh kepraktisan layanan dengan mengedepankan penyesuaian model layanan secara degital ala 4.0, karena pada era ini mengedepankan ide baru, kreasi dan inovasi.

Merubah Mind set para Aparatur untuk menuju perbaikan mutu layanan pada pelaksanaan tugas sehari hari, sangt penting dalam pembelajaran pada Latsar dengan pola saat ini, karena disamping para peserta diberikan wawsan kebangsaan dalam NKRI, materi ANEKA menjadi materi inti dan penerapannya terdapat pola kolaborasi E-Learning. Tidak hanya saja para peserta Latsar pola ini para peserta diberikan sistem manajemen ASN, Pelayanan publik dan Whole of Government. Elaborasi sistem dalam Impelementasi nilai-nilai ANEKA pada peserta tujuannya adalah merubah perilaku dari mind set dilayani menjadi melayani dengan karakter orientasi mutu (Internalisasi), membutuhkan:

  • Perubahan mindset menuju komitmen terhadap budaya mutu membutuhkan waktu (Regenerasi);
  • Peningkatan mutu butuh proses secara berkelanjutan tapi harus dimulai;
  • Memfokuskan kegiatan pada kepuasan pelanggan, baik internal maupun eksternal menuju optimal;
  • Butuh adaptasi dengan perubahan yang kondusif;
  • Membangun kerjasama kolegial yang dilandasi keiklasan, kepercayaan, dan kejujuran harus disegerakan;
  • Menampilkan kinerja tanpa cacat (zero-defect) dan tanpa pemborosan (zero-waste), sejak memulai setiap pekerjaan butuh ketekunan, ketelitian dan perasaan.

 

Gambaran orientasi mutu yang selalu berubah sesuai tuntutan masyarakat terus berkembang dan harus direspon dengan bijak, sebagaimana proses berikut:

Sumber: Slide Materi Komitmen Mutu

Refernsi:

  1. Peraturan Pemerintah Nomor: 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai negeri Sipil.
  2. Undang-undang Nomor: 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
  3. Lembaga Administrasi Negara nomor: 12 Tahun 2018 dan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor: 101 Tahun 2000 tentang diklat Jabatan Pegawai Negeri Sipil.
  4. Afdhal, Ahmad Fuad. (2003) Ide Kreatif dari Kepemimpinanhingga Motivasi. Jakarta: Grasindo.
  5. Rewansyah, asmawi.(2010) Reformasi Birokrasi dalam Rangka Good Governance. Jakarta: CV Yusaintanas Prima.
  6. Prasco 17.blogspot.com
 

Check Also

SILATURAHIM KEPALA BPSDMD NTB DENGAN WIDYAISWARA

SILATURAHIM KEPALA BPSDMD NTB DENGAN WIDYAISWARA   Suasana Silaturahim Kepala BPSDMD NTB dengan Para Bapak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *