Home / BERITA / Mashuri Duta Zero Waste – Biopori sebagai alternatif membuang sampah yang bermanfaat

Mashuri Duta Zero Waste – Biopori sebagai alternatif membuang sampah yang bermanfaat

Mashuri Duta Zero Waste BPSDMD Provinsi NTB

 

-  25 Oktober 2019

 

Diklat Duta Zero Waste yang sudah diklaksanakan satu bulan yang lalu di BPSDMD Provinsi NTB dimaksudkan sebagai upaya untuk membentuk SDM Khususnya Aparatur Sipil negara (ASN) dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelola sampah dan setiap peserta akan menjadi wakil/Duta dalam mensosialisasikan Program Zero Waste dalam rangka Mewujudkan NTB Zero Waste 2023 dengan upaya alternatif dalam pengelolaan sampah yang dapat diterapkan dan berdaya guna serta bernilai ekonomis.

Hal  inilah yang membuat kepala Badan Pemgembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Tri Budiprayitno) lewat Duta Zero Waste Bapak Mashuri untuk BPSDMD Provinsi NTB mengajak turun seluruh pegawainya sekalikgus memberikan contoh kepada seluruh pegawai di BPSDMD Provinsi NTB untuk tau bagaimana cara membuat lubang Biopori sebagai alternatif membuang sampah agar bisa dimanfaatkan sebagai kompos setelah diolah melalui proses yang sederhana.

dengan harapan bisa mereka terapkan di rumah mereka masing masing dan menjadi inisiator bagi warga sekitar akan mamfaat lubang biopori ini.

Lubang Biopori ini bisa menjadi solusi, karena sampah yang dihasilkan dalam rumah tangga 45 sampai 60% adalah sampah organik, jadi ketika 60% sampah itu masuk ke dalam lubang biopori ini maka diharapkan 60% sampah sudah berkurang sejak dari sumbernya, sedangkan sisanya sampah anorganik diambil oleh Bank Sampah.

Selain upaya mengurangi dampak negatif akibat sampah, kini mulai sekarang kata Pak Mashuri, mari kita bersama-sama menjalankan program Biopori ini, membuat lubang biopori sebanyak banyaknya mulai dari rumah kita masing-masing hingga tempat kita bekerja, ditempat kerja pegawai hanya diminta kesadarannya untuk menaruh dan memisahkan sampah-sampah mereka di tempat yang telah disiapkan, mana sampah organik dan anorganik selanjutnya pekerjaan temen-temen Cleaning servicelah yang akan menindaklanjuti sampah ini ke lubang biopori, dan ini akan menjadi Kompos bagi tumbuhan disekitar sehingga bisa dipergunakan untuk kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman,” baik dirumah mau di kantor kita jelasnya.

AB 25/10/19》

 

Check Also

BPSDMD PemProv.NTB Menutup Diklatpim III Angkatan I Tahun 2019

 | 21Nop2019 BPSDMD PemProv.NTB Menutup Diklatpim III Angkatan I Tahun 2019   Penutupan Diklat Kepemimpinan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *