Home / BERITA / MENJEMPUT DIKLAT ARSIPARIS

MENJEMPUT DIKLAT ARSIPARIS

Sobat Gemilang dan Insan berPIKIR

Pengelolaan Arsip dengan baik dan benar menjadi sebuah keharusan bagi setiap Instansi Pemerintah. Sebab Arsip sendiri dapat dijadikan sebagai bukti yang shahih untuk mengambil suatu tindakan dan keputusan yang strategis.

Pengertian Arsip sendiri adalah pengelolaan catatan rekaman kegiatan atau sumber informasi yang memiliki nilai kegunaan dengan teratur dan terencana, baik yang dibuat maupun yang diterima agar mudah ditemukan kembali jika diperlukan.

Kegiatan pengelolaan arsip di setiap instansi tidak bisa dipandang sebelah mata dan membutuhkan Sumber Daya Manusia yang handal dan trampil, yang tentu untuk memperolehnya harus melalui sebuah proses kediklatan yang disebut dengan Diklat Arsiparis.

Menyikapi akan kebutuhan penciptaan Arsiparis ini, maka Subbid Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional pada Bidang PKTUF BPSDMD Provinsi NTB melakukan koordinasi melalui zoommeeting dengan Pusdiklat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Jakarta pada Hari Selasa, 6 April 2021.

Dalam pertemuan jarak jauh yang bersifat informal tersebut, diikuti oleh Kepala Bidang PKTUF (Dra Hj. Baiq Honey Suprihatin), Kabid SKPK ( Raisah, SE, MM), para jajaran Kasubbid ( Dra Hj.Rina Novita, Sundari Setyawati, S.Sos, Moh.Amir, Sos.MM) dan Pelaksana pada bidang PKTUF. Sementara dari Pihak ANRI Jakarta, diikuti oleh Ibu Arih Murwati,M.AP (Koordinator Kelompok Substansi Pelaksanaan dan Kerjasama Diklat), Okeu Yuliana Sari, MA (Widyaiswara) dan Juwita Fitrasari, M.Sc (Widyaiswara).

Dari pertemuan pertama tersebut ada beberapa hal yang dapat diinformasikan:

  1. Kegiatan Diklat Arsiparis Tingkat Terampil ini dijadwalkan pelaksanaannya pada tanggal 2 Juni s.d 8 Juli 2021, dengan peserta sebanyak 30 orang dari instansi Lingkup Pemerintah Provinsi NTB
  2. Pembentukan Arsiparis melalui Pelaksanaan Diklat Arisparis Tk.Terampil ini adalah baru pertama kali dilaksanakan di BPSDMD NTB, bekerjasama dengan Pusdiklat Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta selaku instansi Pembina dengan pola Kontribusi.
  3. Pelaksanaan Diklat berlangsung selama 27 hari kerja dengan 270 JP, dan Magang selama 45 hari kerja di OPD masing – masing, dengan metode pembelajaran Distance Learning (pembelajaran jarak jauh) menggunakan aplikasi Google Class Room (GCR), ZOHO dan beberapa lainnya.
  4. Narasumber yang akan pengampu materi, berasal dari Widyaiswara ANRI, BPSDMD dan Narasumber yang berkompeten di bidangnya.
  5. Dalam hal Kepanitiaan kegiatan pihak ANRI dan BPSDMD NTB sepakat untuk membentuk Panitia Lokal dan Pusat masing – masing.

Beberapa penjelasan juga disampaikan pada kesempatan tersebut oleh ANRI seperti akan adanya pengarahan peserta, try out, penyusunan instrument dll. Dan diakhir zoommeeting disepakati bahwa akan ada pertemuan berikutnya yang membahas kepada hal – hal yang lebih tehnis dan spesifik.

jadi Diklat Arsiparis adalah salah satu pintu strategis menuju jabatan fungsional. Bahwa memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola arsip melalui Diklat Arsiparis akan meningkatkan kemampuan Arsiparis sebagai SDM pengelola arsip di instansi masing – masing dan akn menjadi alat yang paling penting dalam mengelola informasi tentang arsip baik statis maupun non statis.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *