Home / SUARA WI / MENOLAK KETERSESATAN

MENOLAK KETERSESATAN

MENOLAK KETERSESATAN

Berbeda dengan rasionalitas dan emosionalitas yang kita miliki, spiritualitas justru lebih membutuhkan ketekunan dengan ujian yang tidak remeh bila ingin berhasil mendapatkan hadiah yang bernama ketenangan dan ketentraman jiwa.

Dunia dengan pesona kesenangan dan godaan-godaan artifisialnya yang tiada habis-habisnya justru akan makin menguat membenamkan kita dalam ketersesatan diri saat spiritualitas tak kita jadikan keutamaan dalam hidup kita. Kesenangan dan artifisialisasi dalam wujud harta, pangkat, jabatan, kekuasaan, kehebatan diri dan kebendaan lain yang mengikat pikiran dengan pesonanya adalah ragam tawaran yang ampuh untuk membuat siapapun sulit untuk mengelak, kecuali karena kesadaran diri yang kuat.

Begitulah proporsi tubuh ini menggambarkan orientasi dengan kebebasan tawarannya untuk kita pilih sesuai kecenderungan yang menguasai diri kita. Kecenderungan pada urusan yang tampak memuaskan namun sejatinya menyesatkan atau tampak menyengsarakan namun terbukti bisa membuat hati tenang dan bahagia tak terkira. Semua itu akhirnya akan menuju  pada kesimpulan apakah kita akan berada di jalan ketenangan atau sebaliknya di kesungsangan batin yang menyedihkan.

Selamat menghayati dan memaknai ruang waktu di awal terbukanya hari, yang dengan kesetiaannya senantiasa menyediakan energi kontemplasinya yang dahsyat bagi siapapun yang merindukan kebaikan di jiwanya.

 

Kopajali, Jum’at 13 September 2019.

 

 

Check Also

LAPORAN KEUANGAN

LAPORAN KEUANGAN BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DAERAH PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT    

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *