Home / BERITA / PELANTIKAN & PENGUKUHAN KEPENGURUSAN DPD APWI

PELANTIKAN & PENGUKUHAN KEPENGURUSAN DPD APWI

“APWI NTB Hendaknya Berfokus Pada Sinergi, Inovasi, dan Teknologi Informasi Pada Pengembangan SDM di NTB”

 

Kehadiran Asosiasi Profesi Widyaiswara Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat sangat strategis bila dikaitkan dengan misi yang diemban oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya pada misi yang kedua, yaitu bersih dan melayani terutama pada sisi sumber daya manusianya. Keberadaan APWI NTB tentu diharapkan makin bisa meningkatkan fungsi dan peran widyaiswara dalam menghasilkan SDM yang profesional, demikian Dr. Ir Hj. Siti Rohmi Jalilah, M.Pd, Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam sambutan yang disampaikannya secara lansung di acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD APWI NTB Periode 2020-2024, Kamis 20 Januari 2022 bertempat di Wisma Tambora BPSDMD Provinsi NTB.

            Menurut Wagub, APWI penting untuk berfokus pada 3 hal. Pertama, Agar seluruh SDM yang diberi pelatihan bisa bersinergi satu sama lain. Banyak pekerjaan yang tidak terselesaikan dengan baik karena tidak dikerjakan secara sinergis dan kolaboratif. Yang kedua adalah pentingnya inovasi di zaman sekarang. Khusus di NTB, setelah diterpa oleh bencana gempa, kemudian pandemi, senyatanya pemerintah bisa berjalan dengan kondisi bencana. Semua ini tidak akan bisa berjalan lancar kecuali dengan kesanggupan untuk terus melakukan inovasi. Yang ketiga, pesan Wagub, perlu terus dikembangkan melek teknologi. Karena dengan teknologi semua urusan bisa efektif dan sekaligus bisa menjangkau wilayah lebih luas. APWI NTB, harap Wagub hendaknya bisa merealisasikan semua itu untuk kemajuan daerah menuju NTB Gemilang.

            Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APWI, Dr. Budiarso Teguh Widodo, M.E. dalam sambutannya yang disampaikan secara virtual dari Jakarta, mengatakan saat ini dengan kehadiran Permen PAN-RB Nomor 42 Tahun 2021 tentang Jabatan Fungsional Widyaiswara, telah mengubah secara mendasar peran strategis profesi widyaiswara ke depannya. Menurut Budiarso, widyaiswara tidak lagi fokus hanya pada kegiatan Dikjartih ASN serta Evaluasi dan Pengembangan Diklat, namun sekarang menjadi pelaksana teknis fungsional di bidang pelatihan, pengembangan pelatihan, dan penjaminan mutu pelatihan di lembaga penyelenggara pelatihan, dalam rangka pengembangan

kompetensi pada lembaga penyelenggara pelatihan. Itu sebabnya, diperlukan semacam Arsitektur Organisasi Profesi APWI dengan Empat Atap sebagai Sasaran Utama Profesi Widyaiswara, yaitu Pengembangan Kompetensi Profesi Widyaiswara, Peningkatan Kualitas Pelatihan, Pengembangan Pelatihan, dan Penjaminan Mutu Pelatihan Untuk Peningkatan Kompetensi ASN, Standardisasi dan Sertifikasi Profesi; serta Penelitian & Pengabdian Masyarakat.

            Budiarso, yang mengenakan pakaian adat saat menyampaikan sambutannya itu, berpesan kepada pengurus DPD APWI yang baru saja dikukuhkannya, untuk segera bisa menyusun dan melaksanakan berbagai program kegiatan yang kreatif, produktif, dan inovatif, sehingga dapat mendukung proses transformasi dan rebranding profesi dan organisasi profesi widyaiswara, terutama dalam meningkatkan kompetensi profesi ASN sesuai dengan tuntutan stakeholders dan perubahan era digital (disrupsi) untuk mewujudkan SDM Unggul menuju Birokrasi Berkelas Dunia.

            Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD APWI NTB, Ir. H. Akhmad Makchul, M.Si, usai dilantik dan dikukuhkan menyampaikan pada tahun 2022. telah merencanakan untuk melanjutkan program pendampingan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kelanjutan program ini, ungkap Makchul dimaksudkan untuk makin mengoptimalkan kinerja organisasi melalui peningkatan kompetensi aparatur yang telah berjalan baik di tahun sebelumnya.

            Program lainnya, urai Makchul, adalah rencana melakukan pendampingan untuk mengawal program-program strategis daerah dan nasional, serta menginisiasi terbentuknya lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM - APWI) agar dapat terwujudnya wadah kerjasama antar lembaga dalam pelaksanaan pelatihan dan bimtek bagi anggota DPRD kabupaten/kota maupun berbagai kegiatan sosio- kultural dengan stakeholder lainnya.

            Kehadiran Kepala BPSDMD Provinsi NTB, Ir Lalu Hamdi, M.Si dan Koordinator Wilayah IV Regional Bali dan Nusa Tenggara, Dr H. Lalu Sajim Sastrawan, SH, MH dalam balutan busana adat Nusantara saat mendampingi Wagub seakan melengkapi pemandangan menarik saat menyaksikan semua pengurus yang juga berbusana adat dalam prosesi pelantikan yang dilakukan secara virtual oleh Ketua Umum DPP APWI.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *