Home / BERITA / Peraturan Gubernur tentang “Sistem Pengelolaan Pengembangan Kompetensi SDM di NTB” resmi di tanda tangani Gubernur

Peraturan Gubernur tentang “Sistem Pengelolaan Pengembangan Kompetensi SDM di NTB” resmi di tanda tangani Gubernur

Hallo Sobat NTB Gemilang,

Insan BerPIKIR...

Rasa syukur yang di sampaikan kepala BPSMD Provinsi Nusa Tenggara Barat (Ir. Wedha Magma Ardhi.,MT) didepan seluruh pegawai BPSDMD Provinsi NTB pagi ini,Selasa, 22 September 2020 dimana syukur itu karna telah di tanda-tanganinya peraturan Gubernur tentang “Sistem Pengelolaan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia di Nusa Tenggara Barat” yang mana ini merupakan hasil perkonsultasian dari Ibu Sri Wahyuni, M.Pd salah seorang peserta Pelatihaan kewidyaiswaraan berjenjang Tingkat Tinggi (Widyaiswara BPSDMD Prov.NTB) di BPSDM Provinsi Riau pada bulan januari 2020 lalu.

 

Kepala Badan Saat Memberikan Ucapan Selamat Kepada Hasil Perkonsultasian Ibu Sri Wahyuni

Dalam pidatonya Kepala badan menyampaikan; Alhamdulillah “Kabar baik hari ini“
Barang kali seluruh indonesia hanya kita yang bisa boleh dikatakan memberikan kado terbaik bagi lahirnya asosiasi Profesi Widyaiswara karna pergub ini betul-betul meletakkan eksistensi Widyaiswara sebagai sebuah profesi dan sosok ASN yang mempunyai kewajiban untuk melahirkan ASN bertalenta dalam rangka mengujudkan Indonesia maju,

Selamat kepada kita semuanya atas pencapai-pencapain ini, dan telah di tanda tanganinya peraturan Gubernur tersebut,
Bapak ibu sekalian sebagaimana yang sering saya menjadi logika pemikiran saya dalam merencanakan pembangunan ini, melaksanakan tugas tugas kita ini yaitu dengan konsep-konsep lokomotif gerbong dan penumpang itu yang mulai saya canangkan waktu saya di Bapedda dulu,maka di BPSDMD inipun saya seperti itu, lokomotipnya ini sudah ada sekarang ini bapak dan ibu sekalian, katanya, kacuali yang kita sudah siapkan pergub ini, ini akan menjadi penggerak kita semuanya kemudian gerbong-gerbongnya sudah kita siapkan dengan penugasan penugasan, kemudian tugas perkonsultasian lain dari pak Gusti lanang Rakayoga dengan yel-yel dan Marsnya, ini yang akan menyemangati kita semua dengan riang gembira di dalam gerbong kediklatan, pengembangan evaluasi kediklatan itu, kita bernyanyi bersemagat dengan yel-yel.

Dr. H. Lalu Sajim Sastrawan SH, MH Saat Memberikan Ucapan Selamat Kepada Hasil Perkonsultasian Ibu Sri Wahyuni

Marilah kita menjadi masinis,Kondektur dan penumpang yang baik di dalam gerbong kereta api Kediklatan kita ini.
Sekali lagi saya sampaikan selamat kepada kita semua Bapak Ibu sekalian, tugas-tugas kedepan sesungguhnya sangat menantang, menuntut dedikasi kita, loyalitas kita, dan yang paling penting adalah harga mati kita adalah kedisiplinan kita, disiplin adalah harga mati dan apa semua pencapain pecapain kita ini dikarnakan kita menerapkan dan menimplmentasikan apa yang namanya disiplin dan kerja kita di BPSDM ini bener benar kita niatkan sebagi ibadah.

Tugas paling berat kita adalah dengan adanya pergub ini maka selanjutnya kita akan upayakan yaitu perubahan pergub terkait dengan eksistensi balai-balai latihan lainnya yang ada NTB ini, dengan adanya pergub ini insya allah maka akan menjadi UPT dari BPSDMD dan ini akan membesarkan organisasi kita dan mudah mudahan besarnya itu bukan besarnya balon tapi besar luar dalam, punya kemampuan yang pasti. katanya Kepala Badan menutup pidatonya. Dalam kesempatan yang sama juga oleh kepala Badan memberikan waktu kepada Ibu Sri Wahyuni selaku peserta pelatihan Kewidyaiswaraan Berjenjang Tingkat Tinggi dan Dr Lalu Sajim Sastrawan selaku mentor.

 

 

Ibu Sri Wahyuni Saat Memberikan Ucapan Terima Kasih Kepada Seluruh Keluarga Besar BPSDMD Karena telah mendukung Kegiatan Perkonsultasian beliau

dalam pidatonya ibu Sri Wahyuni (WI BPSDMD NTB) menyampaikan;

terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh keluarga besar BPSDMD Provinsi NTB atas kerjasama yang sungguh-sungguh dan solid. Sesungguhnya ini adalah keberhasilan kolegial, hasil bersama dalam mewujudkan cita-cita besar BPSDMD Provinsi NTB baik dari teman-teman staf, kabid, kasubbid dan semua bahkan seluruh kita memiliki cita-cita yang sangat besar ini untuk bagaimana memperkuat kapasitas lembaga kita, sesungguh latar belakang dari impian ini sudah lama kami harapkan bisa teruwud. Yaitu bagaimana BPSDMD ini bisa lebih kuat memberdayakan kapasitasnya untuk tidak hanya melakukan hal hal biasa dan runititas dengan beberapa alasan:
1. Potensi SDM yang sangat luar biasa , dari Widyaiswara , dari manajemen kemudian fasilitas

2. Sumber Daya Manusia Provinsi NTB sebagai kostumer kita sangat potensial, baik dari ASN dan non ASN untuk dikembangkan kompetensinya baik Teknis, Manajerial, fungsional maupun sosio kulturalnya sesuai dengan PP No 11 Tahun 2017 ttg Manajemen ASN yang diubah menjadi PP No 17 Tahun 2020.

3. Adanya Peraturan Pemerintah Nomor 33 tahun 2018 tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur sebagai wakil Pemerintah di Daerah serta PP No 38 tahun 2017 tentang Inovasi, dimana BPSDMD sebagai Perangkat Daerah salah satu fungsinya adalah menjadi tink tank yang berkaitan dengan penyusunan kebijakan pengembangan kompetensi SDM dalam dalam mewujudkan Visi NTB Gemilang khususnya Misi ke 2 yaitu “NTB Bersih dan Melayani” melalui birokrasi yang berintegritas, berkinerja tinggi, bersin dari KKN dan berdedikasi. Dan Misi 3 : “NTB cerdas dan sehat” melalui peningkatan kualitas SDM dan Daya saing daerah

 

Kegiatan Seminar Perkonsultasian 

Itulah sebabnya ide mengapa perkonsultasian kami mengarah kepada Penguatan Regulasi sebagai slah satu strategi Penguatan Kapasitas BPSDMD, melalui Penyusunan Peraturan Gubernur berkaitan dengan Sistem Pengelolaan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya manusia di NTB, jadi ternyata mimpi kita sama,mimpi saya pribadi,mimpi mentor saya ,ternyata juga terconnecting dengan mimpi pak kaban dan teman-teman sehingga ini menjadi mimpi kita bersama,

Isi dari Perturan Gubernur ini  adalah cita-cita kita bersama sehingga harapannya kedepan kita semua akan terus belajar, berupaya optimal untuk mengembangkan potensi kita masing-masing, menjadikan lembaga kita sebagai tempat belajar sehingga bisa bertumbuh dan bersinergi sesuai tugas dan fungsi kita untuk membesarkan lembaga kita ini.

Terima kasih sebesar-besarnya atas diskusi yang sangat panjang kepada mentor Bapak Lalu Sajim Sastrawan yang selama ini sesungguhnya kita impikan lama dari dua tahun lalu berhasil.

Kepada Bapak Kaban, Ibu Sekban, Bapak dan Ibu Kabid, Bapak Ibu Kasubag, Bapak dan Ibu Kasubid yang selama ini sama sama berjibaku dalam proses tersusunnya Peraturan Gubernur ini, saya sampaikan terima kasih tak terhingga atas dukungan dan komitmen kita bersama. Dan kepada teman-teman semua keluarga besar BPSDMD Provinsi NTB..saya bangga berada diantara orang orang baik dan hebat seperti Bapak dan ibu, sebagai ungkapan rasa bahagia, sesungguhnya saya ingin memeluk anda semua tapi di dalam hati saja ya..

Dan sebagai harapan tertinggi, semoga niat baik dan upaya baik ini bisa diterima sebagai sesuatu yang baik dan bermanfaat. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa meridhoi dan merahmati kita semua, serta segala kebaikan yang kita lakukan menjadi amal jariah fii dunia wal akhirah...ibu sri menutup pidatonya.

 

Kepala Badan BPSDMD NTB Saat Acara Seminar Perkonsultasian 

Sementara Dr H. Lalu Sajim Sastrawan yang dalam hal ini berkesempatan yang sama menyampaikan;
Mimpi kita, mimpi BPSDMD mimpi provinsi NTB, yang sudah lama menginginkan manajemen pengelolaan kediklatan SDM di Nusa Tengggra barat ini dapat dikelola dalam satu pintu, melalui diskusi yang sangat panjang banyak orang yang ragu,dan memandang sebelah mata,tapi saya katakan sama bu sri wahyuni maju saja terus karna apa yang akan anda lakukan ini kelak di kemudian hari akan merubah warna dan rona penyelenggaraan pemerintahan kediklatan di Nusa Tengggara Barat. Bahkan maaf pada waktu itu kaban yang dulu saja ragu karna yang di angkat ini adalah peraturan gubernur yang ini tidak mudah. saya bandingkan pak kaban, di perikanan itu pak yudi mencoba mengakat pergub untuk memudahkan pengelolaan Sumber Daya kelautan dan perikanan di NTB itu membutuhkan waktu satu tahun ,itu kerja dinas semetara ibu Sri untuk melaksanakan tugas yang sangat mulia ini membutuhkan 3 sampai 4 bulan, dan alhamdulillah kemeren kira -kitra jam 12 kami di informasikan bahwa pergub itu sudah di tanda tangani,terus terang saya sedih,bahagia dan gebira,bahawa apa yang kita selama ini kita idam-idamkan, kehendaki yang kita ingin wujudkan di BPSDM ini ternyata sudah berhasil,sehingga dalam waktu yang bersamaan saya informasikan keada Kepala Badan bahwa ini kita tidak bisa berlama lama ,bapak harus melakukaan pendekatan kepada bapak sekda kemudaian kita bikin map stonenya dan kapan kita bergerak untuk mengujudkan cita cita itu, sekali lagi saya sampaikan kepada ibu Sri wahyuni dan bapak kaban yang telah memberikan dukungan yang sangat luar biasa sehingga apa yang kita niatkan dapat kita wujudkan bersama dan husus trima kasih kepada kaban yang telah memberikan ruang yang sangat luas bagi kami untuk berexpresi.’katanya.

ArthaBudi 22.sept 20

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *