Home / ejournal / Strategi Pengambilan Keputusan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros

Strategi Pengambilan Keputusan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros

Strategi Pengambilan Keputusan Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros

 

Baharuddin
Widyaiswara Ahli Utama

Keywords: ahp, mpe, pengembangan kompetensi sdm, strategi pengambilan keputusan, swot

Abstract
Upaya untuk mewujudkan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), harus mampu menerapkan strategi pengambilan keputusan yang tepat. Strategi merupakan instrumen penting bagi organisasi dalam mengambil keputusan untuk mewujudkan pengembangan kompetensi SDM yang profesional. Permasalahan penelitian ini secara umum bagaimana strategi pengambilan keputusan pengembangan kompetensi SDM pada Sekretariat Daerah Kabupaten Maros. Pendekatan yang digunakan pada tulisan ini yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan jenis penelitian option survey yaitu penelitian menggambarkan pandangan dari berbagai pendapat secara naratif atau tekstual dan analisis. Teknik analisis data melalui persepsi responden, yang selanjutnya dilakukan analisis strategi menggunakan analisis SWOT, kemudian AHP untuk menilai kriteria keputusan yang dipilih dan MPE untuk penetapan ranking keputusan yang akan diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengambilan keputusan pengembangan kompetensi SDM yang tepat adalah strategi diversifikasi. Strategi ini merupakan situasi di mana organisasi menghadapi berbagai ancaman, namun masih memiliki kekuatan dari segi internal (kompetensi SDM), maka Sekretariat Daerah Kabupaten Maros harus menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang menghadapi ancaman dengan cara strategi diversifikasi. Penilaian atas kriteria yang menentukan keputusan pengembangan kompetensi SDM dari hasil analisis hirarki proses dipilih enam kriteria yang menjadi layak untuk dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan untuk pengembangan kompetensi SDM. Mulai dari kriteria peningkatan pendidikan dan pelatihan, motivasi kerja, regulasi pengembangan SDM, dukungan kebijakan, lembaga kediklatan dan anggaran. Penetapan ranking keputusan pengembangan kompetensi SDM yang dapat dijadikan keputusan penentu sesuai hasil metode perbandingan eksponensial adalah keputusan pengalokasian anggaran untuk pengembangan kompetensi SDM. Anggaran sebagai prasyarat utama dan diperlukan untuk memperlancar dan mempermudah setiap kegiatan penyelenggaraan diklat yang diikuti pegawainya.

 

Check Also

PELANTIKAN & PENGUKUHAN KEPENGURUSAN DPD APWI

“APWI NTB Hendaknya Berfokus Pada Sinergi, Inovasi, dan Teknologi Informasi Pada Pengembangan SDM di NTB” …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *