Home / SUARA WI / TULISAN SANG PECINTA ILMU || Oleh : Haeli., SE., M.Ak

TULISAN SANG PECINTA ILMU || Oleh : Haeli., SE., M.Ak

TULISAN SANG PECINTA ILMU

Oleh : Haeli., SE., M.Ak

A bird does not sing because it has an answer, but it sings because it has a song = seekor burung tidak bernyanyi karena ia memiliki jawaban, tetapi ia bernyanyi karena ia memiliki sebuah lagu.

Layaknya lantunan tembang kenangan bahwa setiap tutur ungkapan yang ditorehkan melalui tulisan sejatinya pemaknaan bagi diri. Sepakat bahwa kedalaman arti dan makna sebuah tulisan mencerminkan tingginya derajat keilmuan, walau seloroh butuh kesungguhan agar iramanya indah untuk dinikmati. Sedikit menelisik maka hal tersebut bergerak sejalan dengan kecendrungan bahwa diskusi hangat yang tercipta dalam ruang-ruang virtual media sosial (facebook, WhatsApp) saat ini berhasil menuangkan diksi-diksi liar tanpa pemaknaan. 

Apa yang dituliskan seseorang dalam jejak elektroniknya akan memberikan pemaknaan sejati tentang siapa dia sesungguhnya. Pembaca adalah pengamat yang diam-diam sedang menilai kedalaman ilmu dan pengetahuannya tentunya bagi sang pemberi kabar/tulisan sedang mempertaruhkan derajat keilmuannya.

Menelusur di Wikipedia maka ditemukan bahwa kata ilmu berasal dari bahasa Arab "ilm" yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya maka ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan yang ditemui dan diperoleh manusia melalui pengamatan akal. Pengetahuan akan muncul ketika seseorang menggunakan akal budinya untuk mengenali benda atau kejadian tertentu yang belum pernah dilihat atau dirasakan sebelumnya.

Pecinta ilmu pengetahuan selayaknya pencinta kopi. Bagi pencinta kopi secangkir kopi original adalah sebuah keistimewaan. Cita rasa kopi original hanya bisa dinikmati oleh mereka yang bercita rasa tinggi yang bisa menikmati keharuman aromanya dan kekhasan rasanya.  Pencinta kopi sejati kurang bisa menikmati kopi kemasaan karena tentu saja aromanya yang tak lagi menawarkan keharuman dan kekhasan rasa kopi sejati, tidak ada lagi yangg istimewa. Begitu pula dengan ilmu pengetahuan keistimewaan hanya bisa dinikmati oleh mereka yang bercita rasa tinggi. Menyelami kedalaman ilmu adalah kenikmatan yg tak tertandingkan, ada kebenaran, kejujuran, menyelami perbedaan dan juga kearifan. Pencinta ilmu pengetahuan tidak akan suka informasi dangkal dan mengandung ketidak benaran.

Pencinta ilmu pengetahuan rela mendera gundah jika yang tersampaikan tak bermakna apalagi berharga. Berilmu dan beramal layaknya pohon yang mendatangkan kenikmatan bagi sekelilingnya, tak pandang siapa dia kebermaknaan, kebermanfaatan adalah torehan tertinggi yang ingin diraihnya.

Ulama besar Imam As-Syafi’i berpesan kepada murid-muridnya “ Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan. Kalimat ini singkat namun memiliki pesan yang sangat mendalam bagi para penuntut ilmu dimanapun dan kapanpun.   Bahwa menuntut ilmu sangat membutuhkan kerelaan, kelapangan, keikhlasan, kesungguhan dan kerendahan hati secara paripurna.

Seseorang yang menuntut ilmu menurut Imam Syafi’i bagaikan orang yang sedang berburu. Maka agar buruan itu tidak lepas, maka ikatlah dengan ikatan yang kuat, yakni tulisan. Sebab bagi seorang yang belajar namun tak menuliskannya, maka ibarat ia menangkap hewan buruan, kemudian meninggalkannya tanpa ikatan, maka lepaslah sudah. Antara membaca, mendengarkan, meresapi dan menulis merupakan satu kesatuan dalam menuntut ilmu.

Tulisan dilahirkan dari sebuah proses membaca, mendengarkan dan meresapi. Prinsip kehati-hatian dalam pemilihan diksi dalam sepenggal tulisan pun akan melahirkan sebuah karya yang dapat bermanfaat, memberikan jalan keluar bahkan menginspirasi bagi pembacanya dan tentu saja ini akan menjadi amal ibadah yang tiada putusnya. Ketulusan terlihat dalam kesulitan, semakin sulit maka semakin tinggi ujian ketulusan berbagi apalagi tentang Ilmu pengetahuan yang ditorehkan dalam seuntai tulisan. Layaknya pohon yang berdaun lebat dan berbuah manis kehadirannya mendatangkan kebermanfaatan bagi siapa saja yang berada di bawah teduhnya.  

Semoga Bermanfaat**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *